Pergilah! Aku menyertaimu
Renungan Harian – Sabtu, 25 April 2026 (Paskah III)
Warna Liturgi: Merah
Daftar Bacaan:
1Ptr 5:5b-14
Mzm 89:2-3.6-7.16-17
Mrk 16:15-20
Ayat Emas:
"Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk." (Mrk 16:15)
Renungan:
Sering kali kita merasa iman itu urusan pribadi: percaya, berdoa, dan hidup baik sudah cukup. Kita merasa belum siap untuk berbicara tentang Tuhan kepada orang lain. Kita takut tidak mampu, takut ditolak, atau merasa tidak layak. Akhirnya, iman berhenti hanya untuk diri sendiri....tidak pernah keluar, tidak pernah dibagikan.
Namun hari ini, dalam Injil Markus, Tuhan Yesus yang bangkit memberikan perintah yang sangat jelas: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil.”
Mungkin kita langsung merasa kecil: “Saya bukan rasul… saya tidak punya kemampuan… saya belum siap…” Tetapi lihatlah para murid. Mereka juga sederhana, penuh keterbatasan, bahkan pernah gagal. Namun mereka tetap pergi. Mengapa? Karena mereka tidak berjalan sendiri.
Injil hari ini menutup dengan kalimat yang sangat menguatkan: “Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu.” Ini kuncinya. Yang diutus memang kita, tetapi yang bekerja adalah Tuhan. Kita hanya dipanggil untuk taat melangkah....Tuhanlah yang menyentuh hati, menyembuhkan, dan mengubah hidup orang lain.
Bacaan pertama mengingatkan kita untuk hidup dalam kerendahan hati dan bersandar penuh pada Tuhan. Kita tidak diutus karena kita hebat, tetapi justru dalam kelemahan kita, kuasa Tuhan nyata. Bahkan di tengah perjuangan dan tantangan, Tuhan sendiri yang menguatkan dan mengokohkan kita.
Maka hari ini, undangan itu menjadi sangat konkret: jangan simpan imanmu hanya untuk dirimu sendiri. Perutusan Gereja menyangkut keselamatan manusia....yang terjadi melalui iman akan Kristus dan rahmat-Nya. Karena itu, sebagai anggota Gereja, kita dipanggil untuk menghadirkan Kristus kepada dunia: melalui perkataan sebagai kesaksian iman, dan melalui perbuatan sebagai kesaksian hidup kita.
Dalam pelayanan evangelisasi, kita dipanggil bukan hanya menjadi “orang baik dan benar”, tetapi menjadi saksi yang berani. Kita membawa orang lain bukan kepada diri kita, tetapi kepada Yesus. Kita mendengarkan, mendampingi, mendoakan, dan pada saat yang tepat, berani mewartakan Injil dengan sederhana namun penuh kuasa. Karena evangelisasi bukan soal kepandaian berbicara, melainkan tentang hati yang mengalami Tuhan dan rindu membagikan-Nya.
Ayo.....
Pergi melangkah dan mewartakan Injil.....
Bukan karena kita mampu, tetapi karena Tuhan bekerja melalui hidupmu.
Marilah Berdoa
Bapa yang penuh kasih,
Engkau memanggil aku bukan hanya untuk percaya,
tetapi juga untuk mewartakan kasih-Mu.
Sering kali aku takut dan merasa tidak mampu.
Namun hari ini Engkau menguatkanku
bahwa Engkau sendiri yang bekerja bersamaku.
Berilah aku keberanian untuk melangkah,
dan pakailah hidupku menjadi alat-Mu
agar banyak orang mengenal kasih-Mu.
Amin.
Catatan Katekese Singkat:
Paus Paulus VI mengajarkan:
“Gereja ada untuk mewartakan Injil.” (EN 14)
Setiap orang beriman dipanggil untuk ambil bagian dalam perutusan ini—bukan dengan kekuatan sendiri, tetapi dengan kuasa Tuhan yang bekerja melalui kita.
Terima kasih telah membaca renungan hari ini.
Jika renungan ini memberkati Anda, silakan bagikan kepada keluarga atau sahabat,
agar semakin banyak orang mengalami sapaan kasih Tuhan.

Komentar
Posting Komentar