Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Iman yang Hidup Menggerakkan dan Menghadirkan Mukjizat

Gambar

Berjalan Dalam Terang Tuhan dan Bangun dari Tidur Rohani

Gambar
Renungan Minggu, 30 Nov 2025 Minggu Masa Adven I Warna Liturgi: Ungu Bacaan I: Yes 2:1-5 Mazmur Tanggapan: Mzm 122:1-2.4-5.6-7.8-9 Bacaan II: Rom 13:11-14a Bait Pengantar Injil: Mzm 85:8 Bacaan Injil: Mat 24:37-44

Berjaga-jagalah disetiap waktu

Gambar
Renungan Sabtu, 29 Nov 2025 Pekan Biasa XXXIV Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: Dan 7:15-27 Mazmur Tanggapan: T.Dan 3:82.83.84.85.86.87 Bait Pengantar Injil: Luk 21:36 Bacaan Injil: Luk 21:34-36

Peka terhadap Tunas Kerajaan Allah

Gambar
Renungan 28 Nov 2025 Jumat Pekan Biasa XXXIV Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: Dan 7:2-14 Mazmur Tanggapan: T.Dan 3:75.76.77.78.79.80.81 Bait Pengantar Injil: Luk 21:28 Bacaan Injil: Luk 21:29-33

Jangan takut dengan 'singa' kehidupanmu

Gambar
Renungan Harian — Kamis, 27 Nov 25 Pekan Biasa XXXIV Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: Dan 6:12-28 Mazmur Tanggapan: T.Dan 3:68.69.70.71.72.73.74 Bait Pengantar Injil: Luk 21:28 Bacaan Injil: Luk 21:20-28

Jangan "MERASA" Berkuasa

Gambar
Renungan Harian – Rabu, 26 November 2025 Pekan Biasa XXXIV Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: Dan 5:1-6.13-14.16-17.23-28 Mazmur Tanggapan: T.Dan 3:62.63.64.65.66.67 Bait Pengantar Injil: Why 2:10C Bacaan Injil: Luk 21:12-19

Membangun Kerajaan Allah atau Kerajaan Diri?

Gambar
Renungan Harian – Selasa, 25 November 2025 Pekan Biasa XXXIV PF S. Katarina dr Aleksandria, Perawan dan Martir Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: Dan 2:31-45 Mazmur Tanggapan: T.Dan 3:57.58.59.60.61 Bait Pengantar Injil: Why 2:10c Bacaan Injil: Luk 21:5-11

Siapa owner nya? Tuhan atau kamu?

Gambar

Kristus Raja yang Bersemayam di Atas Salib

Gambar
Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam Ayat Emas:  “Ia adalah yang sulung dari antara orang mati, supaya Ia yang utama dalam segala sesuatu.” (Kol 1:18) Hari ini Gereja menutup tahun liturgi dengan menghormati Yesus Kristus sebagai Raja Semesta Alam. Menariknya, Gereja tidak menampilkan Yesus sebagai Raja dengan mahkota emas atau duduk di singgasana istana, tetapi justru sebagai Raja yang bersemayam di atas salib . Dunia melihat salib sebagai simbol kekalahan, tetapi iman kita melihatnya sebagai tahta kemenangan . Dialah Raja yang mendamaikan segala sesuatu melalui darah salib-Nya. Kerajaan Kristus bukan ditampilkan melalui kekuasaan, melainkan melalui kasih yang mengalahkan dosa dan kematian —dua musuh terbesar manusia. Mengapa Kristus Disebut Raja di Puncak Salib? Untuk memahami hal ini, kita harus kembali pada akar persoalan manusia: dosa dan kematian , yang membuat manusia tidak sanggup masuk kembali ke dalam hidup Allah tanpa penyelamatan dari luar dir...

Keselamatan bukan hanya jiwa, tetapi juga tubuh

Gambar
Kalender Liturgi: Sabtu Pekan Biasa XXXIII Peringatan Wajib: Santa Sesilia, Perawan dan Martir Warna Liturgi: Merah Bacaan Injil: Lukas 20:27–40 Ayat Emas: “Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup!” (Lukas 20:38) Renungan: Dalam Kredo setiap hari Minggu kita mengakui, “Aku percaya akan kebangkitan badan dan kehidupan kekal.” Banyak umat mengucapkannya, tetapi tidak semua sungguh memahami kedalaman maknanya. Gereja mengajarkan bahwa kebangkitan badan adalah inti iman Kristiani karena Allah menciptakan manusia sebagai kesatuan jiwa dan tubuh. Maka keselamatan yang diberikan Kristus tidak hanya untuk jiwa, tetapi juga tubuh. Tanpa kebangkitan badan, karya keselamatan tidaklah utuh, maka itulah makna keselamatan juga disebut sebagai keutuhan . Di sinilah konsep penting Kitab Suci masuk: ketidaktaatan membuat tubuh mati, tetapi ketaatan membuat tubuh hidup. Sejak kejatuhan manusia pertama, dosa memasukkan kematian ke dalam dunia. Ketidaktaatan Adam membuat tubuh manusia menja...

Rumah Doaku, Apa isinya?

Gambar
Kalender Liturgi 21 Nov 2025 Jumat Pekan Biasa XXXIII PW S. Maria Dipersembahkan kepada Allah Warna Liturgi: Putih Bacaan I: 1Mak 4:36-37.52-59 Mazmur Tanggapan: 1Taw 29:10.11abc.11d-12a.12bcd Bait Pengantar Injil: Yoh 10:27 Bacaan Injil: Luk 19:45-48 Ayat Emas:  “Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kalian telah menjadikannya sarang penyamun.” (Luk 19:46) Renungan: Hari ini Gereja merayakan Santa Maria Dipersembahkan kepada Allah, sebuah peringatan yang mengingatkan kita tentang diri Maria yang sejak kecil dipersembahkan sepenuhnya kepada Tuhan. Ia menjadi Bait yang murni, tempat Allah berkenan tinggal. Dalam terang perayaan itu, Injil hari ini menantang kita untuk melihat apakah hati kita masih menjadi Bait Allah? Atau justru telah berubah tanpa kita sadari?  Ketika Yesus tiba di Yerusalem dan masuk ke Bait Allah, Ia menemukan pemandangan yang tidak seharusnya terjadi: suara pasar menggantikan suara doa, transaksi menggantikan kurban syukur, dan kesibukan manusia menyingkirkan...

Yerusalem bukan hanya KOTA, tetapi KITA

Kalender Liturgi 20 Nov 2025 Kamis Pekan Biasa XXXIII Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: 1 Makabe 2:15-29 Mazmur Tanggapan: Mazmur 50:1-2.5-6.14-15 Bait Pengantar Injil: Mazmur 95:8ab Bacaan Injil: Luk 19:41-44 Ayat Emas:  “Andaikan engkau tahu apa yang perlu untuk damai sejahteramu!” (Luk 19:42) Renungan: Injil hari ini menyampaikan sebuah gambaran yang begitu menyentuh: Yesus menangisi Yerusalem bukan karena kota itu indah atau bersejarah, tetapi karena hati mereka telah tertutup. Ia melihat kota itu dan berkata dengan suara yang penuh kedalaman, “Andaikan engkau tahu apa yang perlu untuk damai sejahteramu!” Bukan karena Yesus lemah, tetapi karena kasih-Nya begitu besar. Ia datang membawa damai, namun mereka tidak mengenali saat Allah melawat mereka. Yerusalem menjadi gambaran hati manusia, termasuk hati kita, yang kadang tertutup dan tidak peka terhadap kehadiran Tuhan. Pertanyaannya: kapan kita menjadi seperti Yerusalem? 1. Saat Kita Terlalu Sibuk Hingga Tidak Menyadari Tuhan Men...

Mana Minamu? Jangan disimpan!

Kalender Liturgi 19 Nov 2025 Rabu Pekan Biasa XXXIII Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: 2Mak 7:1.20-31 Mazmur Tanggapan: Mzm 17:1.5-6.8b.15 Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16 Bacaan Injil: Luk 19:11-28 Ayat Emas: “Engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.” (Luk 19:17) Renungan: Injil hari ini menceritakan perumpamaan tentang seorang bangsawan yang mempercayakan sepuluh mina kepada hamba-hambanya sebelum ia pergi ke negeri jauh untuk dinobatkan menjadi raja.   Dua hamba mengusahakan mina itu dan menghasilkan buah berlipat ganda. Namun satu hamba lain memilih menunda dan menyimpannya dalam sapu tangan. Ia tidak melakukan apa-apa karena takut, dan akhirnya kehilangan kesempatan untuk berbuah. Perumpamaan ini tidak hanya berbicara tentang uang, tetapi tentang kesetiaan kita dalam mengusahakan apa yang Tuhan percayakan. Banyak dari kita justru menjadi seperti hamba yang ketiga: kita menunda untuk berbuat baik, menunda pelayanan, menunda bertobat,...

Beranikah Kamu Naik Pohon Ara itu?

Gambar
Kalender Liturgi 18 Nov 2025 Selasa Pekan Biasa XXXIII PF Gereja Basilik S. Petrus dan Paulus, Rasul Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: 2Mak 6:18-31 Mazmur Tanggapan: Mzm 3:2-3.4-5.6-7 Bait Pengantar Injil: 1Yoh 4:10b Bacaan Injil: Luk 19:1-10 Ayat Emas:  “Hari ini Aku mau menumpang di rumahmu.” (Lukas 19:5b) Renungan: Pernahkah kamu merasa imanmu “pendek”? Tidak besar, tidak cukup, bahkan merasa sangat sulit merasakan hadirat Tuhan? Saya pernah. Dan kisah Zakheus mengubah cara saya melihat hal itu—bahkan memperbarui hidup saya. Dua puluh tahun lalu, saya sudah cukup aktif di Gereja: menjadi ketua rukun, pengurus lingkungan, dan sekretaris PSE Paroki. Dalam pandangan orang lain, hidup rohani saya mungkin terlihat “baik”. Tapi dalam hati, saya sadar ada sesuatu yang pendek, doa yang dangkal, relasi pribadi dengan Tuhan yang terasa kering, dan kerinduan yang belum sepenuhnya hidup. Saat masa APP (Aksi Puasa Pembangunan) saya mengikuti renungan di lingkungan kami, bahan pendalaman iman me...

Ketika Iman Berseru Lebih Keras dari Keadaan

Kalender Liturgi 17 Nov 2025 Senin Pekan Biasa XXXIII PW S. Elisabet dari Hungaria, Biarawati Warna Liturgi: Putih Bacaan I: 1Mak 1:10-15.41-43.54-57.62-64 Mazmur Tanggapan: Mzm 119:53.61.134.150.155.158 Bait Pengantar Injil: Yoh 8:12 Bacaan Injil: Luk 18:35-43 Ayat Emas:  “Yesus berkata, ‘Melihatlah, imanmu telah menyelamatkan dikau!’” (Luk 18:42) Renungan: Bayangkan seseorang yang buta duduk di pinggir jalan. Ia mendengar langkah orang lain berlalu, tetapi ia sendiri tidak tahu arah hidupnya. Ia percaya bahwa Yesus itu Tuhan, tetapi ia tidak dapat melihat-Nya. Inilah gambaran banyak dari kita hari ini. Kita percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali kita “duduk di pinggir jalan kehidupan” , tidak tahu harus melangkah ke mana, tidak jelas melihat maksud Tuhan, tidak merasakan kehadiran-Nya secara nyata. Iman itu ada, tetapi mata rohani kita masih buram. Orang buta di Yerikho itu mendengar bahwa Yesus sedang lewat. Ia tidak melihat, tetapi telinganya menangkap sesuatu: harapan. Iman ...

Bertahan dalam Iman di Tengah Guncangan Dunia

RENUNGAN MINGGU, 16 NOVEMBER 2025 Minggu Pekan Biasa XXXIII Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: Mal 4:1-2a Mazmur Tanggapan: Mzm 98:5-6.7-8.9a Bacaan II: 2Tes 3:7-12 Bait Pengantar Injil: Luk 21:28 Bacaan Injil: Luk 21:5-19 Ayat Emas:  “Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.” (Luk 21:19) Bacaan-bacaan liturgi hari ini membawa kita masuk ke dalam suasana akhir zaman, bukan untuk menakuti, tetapi untuk membentuk hati agar siap menghadapi kenyataan hidup yang penuh tantangan. Nubuat Maleakhi menampilkan gambaran “hari Tuhan” yang menyala seperti perapian, suatu hari penghakiman yang menyingkapkan kebenaran dari segala sesuatu.  Namun di tengah gambaran yang keras itu, ada janji lembut penuh pengharapan: “Bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya.” Bagi siapa? Bagi mereka yang “takut akan nama Tuhan” mereka yang tetap setia. Mazmur menggemakan sukacita kosmik: seluruh alam bersorak karena Tuhan datang mengadili dunia dengan keadilan. Penghaki...

Jangan Pernah Menyerah dalam Doa

Renungan Kalender Liturgi 15 Nov 2025 Sabtu Pekan Biasa XXXII PF S. Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: Keb 18:14-16;19:6-9 Mazmur Tanggapan: Mzm 105:2-3.36-37.42-43 Bait Pengantar Injil: 2Tes 2:14 Bacaan Injil: Luk 18:1-8   Ayat Emas: “Bukankah Allah akan membenarkan para pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya?” (Lukas 18:7) Renungan : Yesus mengajarkan suatu perumpamaan tentang seorang janda yang terus-menerus datang kepada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak peduli kepada siapa pun. Hakim itu lalim, tetapi akhirnya ia menyerah dan membela janda itu hanya karena ketekunannya. Jika hakim yang tidak adil saja pada akhirnya bertindak, apalagi Allah yang penuh belas kasih dan keadilan? Yesus memakai kontras ini untuk menegaskan bahwa ketekunan dalam doa bukanlah sia-sia. 1. Ketekunan dalam doa menjaga iman tetap hidup Yesus mengawali perumpamaan ini dengan maksud yang jelas: "...bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tid...