Jangan Takut,Akulah Penolongmu

“Jangan lewatkan renungan ini! Ada pesan Yesaya yang bisa mengangkat hatimu dari rasa takut menjadi kuat.”

Renungan Kamis , 11 Desember 2025

Masa Adven II

PF S. Damasus I. Paus
Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Yes 41:13-20
Mazmur Tanggapan: Mzm 145:1.9.10-11.12-13ab
Bait Pengantar Injil: Yes 45:8
Bacaan Injil: Mat 11:11-15

Ayat Emas:

“Aku memegang tangan kananmu… Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.” (Yes 41:13)

Renungan:

Israel yang lemah digambarkan sebagai “si cacing Yakub” ini bukan hinaan, tetapi gambaran kelemahan manusia yang sangat rapuh.

Namun justru kepada yang paling rapuh itulah Tuhan mendekat menguatkan: 

“Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru. Engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya.”


Papan pengirik adalah alat pertanian kuno untuk meremukkan gandum, menjadi simbol kekuatan dan ketajaman.

Gunung-gunung adalah simbol halangan besar dalam hidup: perkara yang terasa mustahil diatasi.


Artinya:

Tuhan sanggup mengubah orang yang lemah menjadi kuat dan memberi kuasa untuk mengatasi persoalan sebesar gunung.


Ada banyak si cacing Yakub masa kini :

🪱Orang tua yang cemas bagaimana membiayai anak sekolah.

🪱Generasi muda yang takut gagal di masa depan.

🪱Orang yang kehilangan pekerjaan dan merasa tak berarti.

🪱Orang yang merasa imannya dingin dan tidak tahu harus mulai dari mana.

🪱Orang yang bergumul dengan luka batin yang tak kunjung sembuh.


Bagi "si cacing Yakub", masalah tampak seperti gunung:

gunung ekonomi, gunung ketakutan & kekhawatiran, gunung gagal berkali-kali, gunung hubungan yang retak, gunung kesehatan yang memburuk.


Si cacing Yakub-ku: 

Joan kecil anak kami yang paling bungsu, waktu berumur 2 tahun,  jika diajak menyeberang jalan dia seperti ketakutan, dia peluk saya dalam gendongan, saya merasakan ketakutannya dan saya berbisik kepadanya,"bersama ayah pasti aman". 

Setelah dia bertambah usia sekolah TK SD, setiap kali menyeberang jalan tangannya saya gandeng, dia sendiri mengatakan, "bersama ayah pasti aman"

Seperti tangan saya yang menggandeng tangan anak menyeberang jalan, demikian juga tangan Tuhan yang selalu sedia menuntun kita:

Jangan takut. Akulah yang menolong engkau.”

Maka, letakkan imanmu sebagai dasar perjalanan hidupmu dan berjalanlah  bersama-Nya. 

Jangan melihat masalah lebih besar daripada Tuhan, tapi lihat Tuhan yang besar, maka masalahmu yang kamu pikir sebesar gunung itu akan nampak menjadi kecil.  

Dan kamu akan kuat dan tajam seperti papan pengirik dan dengan mudah menghancurkan gunung masalahmu satu demi satu seperti sekam ditiup angin.


Hari ini Tuhan ingin:

Mengubah kelemahanmu,  menjadi kekuatan yang mampu meruntuhkan gunung-gunung yang menghalangi sukacita dan menyegarkan padang gurun hidupmu dengan mata air pengharapan.


Jika hari ini engkau merasa kecil itu bagus, karena yang kecil dan rendah hati dihadapan Allah serta yang  mengandalkan-Nya setiap saat itulah kekuatan kita yang sejati. 



Marilah berdoa:

Tuhan, peganglah tangan kami dan kuatkan hati kami.

Ratakanlah gunung-gunung hidup kami, dan jadikan kami kuat di tangan-Mu.

Bimbing kami menyambut-Mu dengan iman dan pengharapan yang baru.

Amin.

Terima kasih telah membaca renungan hari ini. Jika renungan ini memberkati Anda, silakan bagikan kepada teman atau keluarga agar lebih banyak orang mengalami sapaan-Nya. Tuhan memberkati.


Komentar