Mana Minamu? Jangan disimpan!
Rabu Pekan Biasa XXXIII
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: 2Mak 7:1.20-31
Mazmur Tanggapan: Mzm 17:1.5-6.8b.15
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16
Bacaan Injil: Luk 19:11-28
Ayat Emas:
“Engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.” (Luk 19:17)
Renungan:
Injil hari ini menceritakan perumpamaan tentang seorang bangsawan yang mempercayakan sepuluh mina kepada hamba-hambanya sebelum ia pergi ke negeri jauh untuk dinobatkan menjadi raja.
Dua hamba mengusahakan mina itu dan menghasilkan buah berlipat ganda. Namun satu hamba lain memilih menunda dan menyimpannya dalam sapu tangan. Ia tidak melakukan apa-apa karena takut, dan akhirnya kehilangan kesempatan untuk berbuah.
Perumpamaan ini tidak hanya berbicara tentang uang, tetapi tentang kesetiaan kita dalam mengusahakan apa yang Tuhan percayakan. Banyak dari kita justru menjadi seperti hamba yang ketiga: kita menunda untuk berbuat baik, menunda pelayanan, menunda bertobat, menunda berdoa, menunda memperbaiki diri—hingga kesempatan itu lewat begitu saja.
Dalam Sekolah/Kursus Evangelisasi Pribadi (SEP/KEP), kita diingatkan tentang Amanat Agung Yesus:
“Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku.”
Tuhan tidak menunggu kita menjadi ahli teologi, fasih berbicara, atau sepenuhnya siap. Dalam SEP/KEP kita hanya belajar 5 langkah Proses Evangelisasi dan meminta komitmen kita bersedia menjadi saksi Kristus. Kita mewartakan Injil bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan cara hidup yang mencerminkan Dia yang mengutus kita.
Kesaksian muncul dari tindakan kecil yang kita lakukan setiap hari, utamanya terhadap orang-orang yang paling dekat dengan kita. (Keluarga , saudara, teman-teman kita, dll)
Maka inilah Mina kita, dengan berani melangkah, kita pun dipanggil untuk menggunakan waktu, talenta, dan kesempatan yang diberikan Tuhan. Satu langkah kecil yang dilakukan hari ini lebih berharga daripada seribu rencana besar yang terus ditunda.
Ketika kita menunda, kita mempersulit Mina kita untuk berkembang. Tetapi ketika kita mulai mengusahakannya meski kecil dan sederhana, Allah sendiri yang membuatnya berlipat ganda. Maka benarlah yang Tuhan Yesus katakan, "setiap orang yang mempunyai, ia akan diberi;tetapi siapa yang tidak mempunyai, daripadanya akan diambil,juga apa yang ada padanya."
Hari ini Tuhan bertanya:
Mana minamu? Jangan terlalu lama disimpan!
Mulailah hari ini....Gunakan! Jangan tunggu esok.
Marilah berdoa:
Tuhan Yesus, sering kali aku menunda hal-hal baik yang Kau minta. Ampunilah aku ketika aku menyimpan waktu, talenta, dan kesempatan. Ajarilah aku setia dalam perkara kecil, berani melangkah hari ini, dan menjadi saksi-Mu dalam perbuatan dan perkataan.
Amin.
------------------------
Terima kasih telah membaca renungan hari ini. Jika renungan ini memberkati Anda, silakan bagikan kepada teman atau keluarga agar lebih banyak orang mengalami sapaan-Nya. Tuhan memberkati.
Komentar
Posting Komentar