Postingan

Jangan menjadi upahan, jadilah Gembala

Gambar
Pelayanan tidak selalu soal berbicara tentang Tuhan… tetapi tentang di mana kita berdiri ketika domba sedang dalam bahaya. 👉 Baca selengkapnya:   Renungan Harian – Senin, 27 April 2026 (Paskah IV) Warna Liturgi: Putih Daftar Bacaan: Kis 11:1-18 Mzm 42:2-3; 43:3.4 Yoh 10:11-18 Ayat Emas: "Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya." Renungan: Dalam hidup dan pelayanan, tanpa kita sadari, sebenarnya hanya ada dua arah: menjadi semakin serupa dengan Yesus… atau perlahan berubah menjadi seperti “orang upahan”. Hari ini, dalam Injil Yohanes, Yesus tidak hanya menyatakan diri sebagai Gembala yang baik....Ia juga menunjukkan kontras yang sangat jelas: gembala yang baik mengenal, mengasihi, dan rela memberikan hidupnya; sedangkan orang upahan tetap bekerja selama situasi aman, tetapi ketika ada risiko, ia memilih pergi dan meninggalkan domba-dombanya. Sabda ini dahulu ditujukan kepada para pemimpin agama yang tampak melayani,...

Dia Mengenal Namamu, Ikutilah Panggilan-Nya

Gambar
Dia mengenal namamu. Dia memanggilmu. Kamu mau mendengar… atau terus berjalan sendiri? 👉 Baca selengkapnya: Renungan Harian – Minggu Panggilan, 26 April 2026 (Paskah IV) Warna Liturgi: Putih Daftar Bacaan: Kis 2:14a.36-41 Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6 1Ptr 2:20b-25 Yoh 10:1-10 Tema:   Yesus adalah Gembala yang mengenal kita dan memanggil kita untuk mengikuti-Nya menuju hidup yang sejati. Ayat Emas: "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yoh 10:10) Renungan: Dalam hidup, tidak jarang kita merasa seperti berjalan tanpa arah. Kita mencoba banyak hal, mengikuti berbagai suara....nasihat, tren, keinginan hati....namun tetap ada kegelisahan yang tidak terjawab. Kita ingin hidup yang penuh, tetapi sering kali justru tersesat di tengah banyaknya pilihan. Hari ini, dalam Injil Yohanes, Yesus memakai gambaran yang sangat dekat dengan hidup: gembala dan domba. Ia berkata bahwa domba mengenal suara gembalanya, dan mengikuti dia. Ini b...

Pergilah! Aku menyertaimu

Gambar
  Langkah kecilmu hari ini… bisa menjadi jalan keselamatan bagi orang lain. Tuhan tidak menunggu kamu sempurna. Dia hanya menunggu kamu melangkah. Pergilah! Dia menyertaimu... 👉 Baca selengkapnya: Renungan Harian – Sabtu, 25 April 2026 (Paskah III) Warna Liturgi: Merah Daftar Bacaan: 1Ptr 5:5b-14 Mzm 89:2-3.6-7.16-17 Mrk 16:15-20 Ayat Emas: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk." (Mrk 16:15) Renungan: Sering kali kita merasa iman itu urusan pribadi: percaya, berdoa, dan hidup baik sudah cukup. Kita merasa belum siap untuk berbicara tentang Tuhan kepada orang lain. Kita takut tidak mampu, takut ditolak, atau merasa tidak layak. Akhirnya, iman berhenti hanya untuk diri sendiri....tidak pernah keluar, tidak pernah dibagikan. Namun hari ini, dalam Injil Markus, Tuhan Yesus yang bangkit memberikan perintah yang sangat jelas: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil.”  Mungkin kita langsung merasa kecil: “Saya bukan rasul… saya tidak...

Mau diubah? Tinggallah didalam Tuhan

Gambar
  Di balik rupa roti… Tuhan hadir. Terimalah dan Makanlah.... Ia mau tinggal didalam kamu.... 👉 Baca selengkapnya: Renungan Harian – Jumat, 24 April 2026 (Paskah III) PF St. Fidelis dari Sigmaringen, Imam dan Martir Warna Liturgi: Putih Daftar Bacaan: Kis 9:1-20 Mzm 117:1.2 Yoh 6:52-59 Ayat Emas: "Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia." (Yoh 6:56) Renungan: Dalam perjalanan iman, ada saat-saat di mana kita merasa sudah cukup: kita percaya, kita berdoa, kita datang ke gereja. Namun di kedalaman hati, mungkin masih ada jarak....kita mengenal Tuhan, tetapi belum sungguh hidup di dalam-Nya. Kita berada “dekat”, tetapi belum “bersatu”. Hari ini Sabda Tuhan membawa kita masuk lebih dalam lagi dalam Injil Yohanes. Yesus tidak hanya berkata bahwa Ia adalah Roti Hidup, tetapi menegaskan sesuatu yang jauh lebih radikal: “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.” Ini...

Ditarik oleh Kasih;Datang dan Hidup dalam Roti yang Turun dari Surga

Gambar
“Tidak seorang pun datang kepada-Ku jika tidak ditarik oleh Bapa.” Kalau hari ini kamu tergerak… itu karena Tuhan sedang memanggilmu. Jawablah..... 👉 Baca selengkapnya: Renungan Harian – Kamis, 23 April 2026 (Paskah III) PF St. Georgius, Martir Warna Liturgi: Putih Daftar Bacaan: Kis 8:26-40 Mzm 66:8-9.16-17.20 Yoh 6:44-51 Ayat Emas: "Tidak seorang pun dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku." (Yoh 6:44) Renungan: Setelah kemarin kita diingatkan bahwa siapa pun yang datang kepada Yesus tidak akan ditolak, hari ini Sabda Tuhan membawa kita satu langkah lebih dalam: ternyata bahkan kemampuan kita untuk datang kepada Yesus pun adalah karya Allah sendiri. Dalam Injil Yohanes, Yesus berkata bahwa tidak seorang pun dapat datang kepada-Nya jika tidak ditarik oleh Bapa. Artinya, iman bukan dimulai dari usaha manusia, tetapi dari kasih Allah yang lebih dahulu bekerja dalam hati kita. Sering kali kita berpikir bahwa kita yang mencari Tu...

Datanglah dengan Apa Adanya.....

Gambar
  Berapa lama lagi "menunggu untuk pantas" baru datang kepada-Nya? Tuhan Yesus tidak meminta kesempurnaan. Ia hanya berkata: “Aku tidak akan membuang siapa pun yang datang kepada-Ku.” Datanglah sekarang. Bukan nanti. 👉 Baca selengkapnya: Renungan Harian – Rabu, 22 April 2026 (Paskah III) Warna Liturgi: Putih Daftar Bacaan: Kis 8:1b-8 Mzm 66:1-3a.4-5.6-7a Yoh 6:35-40 Ayat Emas: "Akulah roti hidup! Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi." (Yoh 6:35) Renungan: Pernyataan Yesus, “Akulah roti hidup,” dalam ayat 35 dari Injil Yohanes yang sudah kita dengarkan kemarin, hari ini ditampilkan kembali. Ini bukan kebetulan.  Gereja sengaja mengulangnya untuk menegaskan inti iman kita: bahwa Yesus bukan sekadar pemberi berkat, melainkan sumber hidup itu sendiri. Ia adalah pusat dari segala yang kita cari, bahkan ketika kita sendiri belum sepenuhnya menyadarinya. Setelah menyatakan diri sebagai Roti Hidup, Yesus tidak berhenti pada identitas-Nya. Ia mela...

Kamu Mencari Berkat… atau Mencari Tuhan?

Gambar
  Ada lapar dalam hati yang tidak bisa diisi oleh apa pun di dunia ini. Bukan tentang kurangnya berkat… tetapi tentang kerinduan akan Tuhan. 👉 Baca selengkapnya,: Renungan Harian – Selasa, 21 April 2026 (Paskah III) Warna Liturgi: Putih Bacaan: Kis 7:51–8:1a Mzm 31:3cd-4.6ab.7b.8a.17.21ab Yoh 6:30–35 Tema: Iman sejati bukan mencari pemberian Tuhan, tetapi menemukan Pribadi-Nya. Ayat Emas: “Akulah roti hidup! Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi.” (Yoh 6:35) RENUNGAN: Ada lapar yang tidak bisa diisi oleh apa pun di dunia ini. Bukan lapar tubuh… tetapi lapar hati. Dan sering kali, tanpa sadar, kita datang kepada Tuhan hanya untuk mengisi “lapar-lapar kecil”...kebutuhan, masalah, harapan....tetapi bukan untuk Dia sendiri. Kita ingin jawaban, jalan keluar, berkat, mukjizat. Kita ingin hidup yang lebih baik, lebih aman, lebih nyaman. Dan itu tidak salah. Tetapi di kedalaman hati, ada sesuatu yang lebih besar: kerinduan akan makna, akan kasih yang t...